DNA umumnya terdapat dalam inti sel namun ada DNA yang terdapat diluar inti antara lain di dalam
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban claramatika
DNA umumnya terdapat dalam inti sel, namun ada DNA yang terdapat diluar inti antara lain di dalam mitokondria, sentriol, kloroplas, dan plastida. Pada organisme tertentu DNA terdapat dalam sitoplasmanya seperti katak, Amoeba, Paramaecium, dan tumbuhan paku. DNA adalah salah satu asam nukleat yang terdapat dalam gen sebagai pengendali faktor keturunan pada makhluk hidup.
Pembahasan
DNA (deoxyribonucleic acid) adalah substansi pembawa informasi genetik dari suatu generasi ke generasi berikutnya. DNA memiliki sifat antara lain berupa makromolekul asam nukleat, bersifat kekal karena dapat bereplikasi (mengganda) sehingga dapat diperbanyak dan diwariskan kepada keturunannya, dapat menjadi cetak kode-kode genetik untuk selanjutnya diterjemahkan menjadi asam-asam amino penyusun protein, dan memiliki pola-pola urutan nukleotida yang berbeda-beda pada setiap orang kecuali kembar identik.
Pelajari lebih lanjut tentang perbedaan DNA dan RNA di: https://brainly.co.id/tugas/24420457 .
DNA dapat bersifat heterokatalitik dan autokatalitik. DNA bersifat heterokatalitik karena mampu membentuk RNA melalui sintesis protein, dan bersifat autokatalitik karena dapat melakukan replikasi menghasilkan DNA baru. Replikasi adalah proses penggandaan DNA utuk memperbayak diri yang terjadi pada fase sintesis saat interfase mejelang sel akan membelah. Tujuannya agar sel anakan hasil pembelhan mengandung DNA yang identik dengan DNA sel induknya. Kesalahan dalam replikasi DNA dapat mengakibatkan perubahan pada sifat sel anakan.
Pelajari lebih lanjut tentang DNA komplemen dan sintesis protein di: brainly.co.id/tugas/17325985.
Terdapat tiga model mekanisme replikasi DNA, yaitu:
1. Model konservatif
Kedua untai polinukleotida induk atau yag lama tidak berubah dan berfungsi sebagai cetakan. Jadi, heliks ganda DNA baru tidak mengandung polinukleotida lama.
2. Model semikonservatif
Kedua untai polinukleotida berpisah, lalu masing-masing membuat untai polinukleotida baru sebagai pelengkap. Jadi, diperoleh dua heliks ganda DNA yang masing-masing mengandung satu untai polinukleotida lama dan satu untai polinukleotida baru.
3. Model dispersif
Beberapa bagian kedua untai polinukleotida lama secara tersebar berfungsi sebagai cetakan, lalu masing-masing bagian membuat bagian-bagian polinukleotida baru sebagai pelengkapnya. Jadi, diperoleh dua heliksa gada DNA yang masing-masing mengandung molekul DNA lama dan DNA baru secara berselang-seling pada kedua untai polinukleotida.
Model struktur molekul DNA dikemukakan oleh James Watson dan Francis Crick pada tahun 1953. DNA mempunyai struktur heliks ganda (double helix) berpilin dan diilustrasikan sebagai tangga tali terpilin ke arah kanan. Struktur DNA yang double heliks adalah suatu polimer yang terdiri dari nukleotida-nukleotida. Nukleotida yang tidak memiliki gugus fosfat disebut nukleosida atau deoksiribonukleosida. Nukleosida merupakan prekursor dalam sintesis DNA. Tiap nukleotida terdiri atas 3 komponen yaitu:
- Gula pentosa deoksiribosa (ribosa yag kehilangan satu atom oksigenya)
- Gugus fosfat (PO₄⁻)
- Basa nitrogen, yang terdiri dari dua jenis sebagai berikut:
- Purin, ada dua macam yaitu guanin (G) dan adenin (A)
- Pirimidin, ada dua macam yaitu timin (T) da sitosin (S/C)
Struktur heliks gada DNA dapat diilustrasikan sebagai tangga tali berpilin. Fosfat dari suatu nukelotida akan membentuk ikatan fosfodiester degan gula dari nukleotida berikutnya. Ikatan gula dengan fosfat diilustrasikan sebagai tulang belakang gula fosfat atau ibu tangga. Sementara itu, basa nitrogen purin pada suatu nukleotida akan membetuk ikatan hidrogen sebagai pasangan tetap dengan pirimidin dari nukleotida lainya. Ikatan basa purin-pirimidin diilustrasikan sebagai anak tangga. Ikatan hidrogen yang dibentuk adenin denga timin adalah dua ikatan hidorgen (A=T), sedangkan guanin dengan sitosin membentuk tiga ikatan hidrogen (G≡C).
Pelajari lebih lanjut tentang ikatan hidrogen pada DNA di: brainly.co.id/tugas/15984088.
Detil jawaban
Kelas: 3 SMA
Mapel: Biologi
Bab: Materi genetik
Kode: 12.4.3
Kata kunci: DNA, struktur DNA, letak DNA