naskah drama tentang amanah
B. Arab
Fiqriilham
Pertanyaan
naskah drama tentang amanah
1 Jawaban
-
1. Jawaban putritytc1
3
Marhan
: Ya … begitulah rizki seseorang. Allah sudah menentukan nasib hambanya. jangan
sampai kita jadi iri karena pergantian kehidupan mereka.
Lia
: Namun … yang ibu heran. apakah bis
a secepat itu orang jadi berhasil ? Cuma dalam waktu satu tahun.
Marhan
: Mungkin, semua itu tergantung dengan motivasi usahanya. Tapi memang … Bpk
juga tidak habis pikir. Kenapa mereka bisa kaya secepat itu ? Itupun kuasa Allah. Semogakekayaan itu datang dari hasil usaha yang dibenarkan Allah serta disalurkan untuk hidupdi jalan Allah juga.
Lia : Kita juga harus berterima kasih pada mereka. Rahmat saat ini telah bekerja pada Jajang.Semoga anak kita bisa berhasil juga layaknya mereka.
Marhan : Benar juga, dari pada Rahmat nganggur terus. tambah baik bila telahmapan maka secepatnya Rahmat segera mencari jodoh karenakan sudah cukup umurserta tanggung jawabnya. *( tiba-tiba Rahmat masuk dengan terburu-buru serta panik )
Rahmat… Rahmat… ada apa kamu ini
?
Lia
: Rahmat… kamu kanapa ? Kelihatannya panik sekali. Rahmat… Jelaskan pada ibu. Ada
apa kamu sebenernya ?
Rahmat: Saya harus pergi. Tidak ada waktu lagi.
Lia : Apa yang kamu lakukan ? ibu tidak tahu, apa maksudmu ?
Rahmat: Saya tidak bisa menjelaskan semua ini. Saya segera meninggalkan rumah inisecepatnya.
Marhan : Kamu jangan bicara sembarangan, Rahmat. Bpk sama ibu mesti tahu semua ini. Apa alasanmu pergi begitu saja. Tolong jelaskan.
Rahmat
: Bpk … ibu … Mengertilah dengan situasiku. Nanti
saja saya jelaskan. Saya belum bisa jelaskan saat ini. Tapi izinkan saya pergi dan kalau ada yang mencariku tolong
katakan tidak tau keberadaanku. Maafkan saya … ( muncullah Wildan)
Wildan : Kau tidak dapat pergi begitu saja. Kau mesti tanggung jawab. Enak sajakamu meninggalkan masalah sebesar ini padaku.
Marhan : Ada apa lagi ini ? katakan wahyu, ada masalah apa yang sedang menimpakalian ?
Wildan : Saya minta pertanggung jawaban Rahmat yang sudah lakukan penipuan kepadasaya serta teman-teman saya.
Rahmat : Bohong...! Saya sama sekali tidak pernah melakukan penipuan. saya bekerjamati-matian dengan kejujuran serta tanggung jawab besar pada bang Jajang. tak adasedikitpun saya menipu kalian seluruh.
Proposal mengajukan dana MLM (Multi Level Marketing) itu dibuat oleh Bang Jajang.Saya juga ditipu apalagi beberapa puluh juta dana penduduk hilang demikian saja karenaulah si Bang Jajang.
Wildan : Namun kau terus harus tanggung jawab.
Rahmat : Enak saja saya yang bertanggung jawab. Kita berdua sama-sama ditipu.
Marhan: Udah janganlah ribut. Nanti juga semua orang tau.
4
Wildan : Biar saja, semua orang tahu. Semua orang yang tertipu saat ini ini sedangmenyerbu ke rumah si