siapa saja nama atlet internasional bola voli
Penjaskes
Asyy27
Pertanyaan
siapa saja nama atlet internasional bola voli
2 Jawaban
-
1. Jawaban dendymeireza
1. Giba
2. Hugo Conte
3. Jimmy George
4. Josef Musil
5. Ivan Miljkovic
6. Bartosz Kurek -
2. Jawaban Ramon106
Giberto Amaury de Godoy Filho lebih dikenal dengan nama Giba yang lahir pada tangga 23 Desember 1976. Dia adalah seorang mantan pemain bola voli profesional di Brasil. Ia bermain sebagai spiker luar dan dianggap sebagai salah satu pemain bola voli terbaik di dunia, terutama selama tahun 2000-an.
Giba bermain untuk Brasil selama tahun 1996 – 2012 dan dikenang karena ia telah memberikan kontribusi yang besar untuk memenangkan negaranya dalam permainan bola voli
Apa saja prestasinya?
Giba memenangkan Piala Dunia pada tahun 2003, Liga Dunia delapan kali (2001, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2009 dan 2010). Ia bermain untuk tim junior Brasil dan memenangkan Kejuaraan Amerika Selatan pada tahun 1994 dan menduduki posisi kedua di Kejuaraan Dunia FIVB tahun 1993.
Timnya menjadi Juara Superliga pada tahun 1999-2000 dan 2001-2001, dan Juara Dunia tiga kali, yaitu pada tahun 2002, 2006 dan 2010. Dia terpilih sebagai MVP (Most Valued Player) pada tahun 2006.
Giba membantu memenangkan Pan-American Games dimana ia menjadi kapten dari tim Brasil. Pada tahun yang sama, ia memenangkan medali emas untuk Kejuaraan Amerika Selatan dan yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dari seluruh kejuaraan. Brasil memenangkan Piala Dunia 2007 di mana ia dinobatkan sebagai MVP juga.
Dia adalah peraih medali perak pada Olimpiade Beijing 2008, dan terpilih sebagai server dari Liga Dunia.
Pada tahun 2009, ia membantu memenangkan Liga Dunia, World Grand Piala Champions dan Kejuaraan Amerika Selatan untuk Brasil.
Mengapa dia pemain terbaik?
Sebenarnya, Giba bukanlah orang yang bertubuh tinggi sebagai seorang pemain bola voli. Tapi, ia bisa menutupi kekurangannya tersebut dengan kecepatan dan keterampilan fisiknya yang mengejutkan. Bahkan, ia mungkin merupakan salah satu spikers sayap (luar hitter) yang terbaik di dunia.
Giba bukan hanya seorang pemain bola voli yang brilian, tapi juga memiliki keinginan yang kuat, daya tarik, dan pengendalian yang membuat dia dicintai oleh semua penggemar voli. Dia selalu memotivasi semua tim Brasil untuk bermain dengan kemampuan yang terbaik. Brasil sampai hampir tak terkalahkan di tahun 2000-an, dan itu semua berkat Giba.
Beberapa fakta lainnya
Ia menikah dengan seorang mantan pemain bola voli internasional Rumania-Brasil, Cristina Pirv sejak tahun 2003, tetapi pada tahun 2012, Cristina mengajukan gugatan cerai.
Giba pensiun pada usia 37 di tahun 2014.
Moto hidupnya adalah “to learn as long as I live”.
Ia sudah pernah bermain untuk 11 tim sejak tahun 1996 sampai 2014, termasuk Minas Belo Horizonte, Bre Banca Lannutti Cuneo, Pinheiros dan Al-Nasr Dubai
2. Hugo Conte
Sumber: alchetron.com
Hugo Néstor Conte adalah pemain bola voli pensiunan dari Argentina yang lahir di Buenos Aires pada 14 April 1963. Dia bermain bola voli secara lintas di seluruh dunia selama lebih dari 16 tahun, dan mewakili negara asalnya di 3 Olimpiade. Hugo Conte bermain untuk 3 negara yang berbeda, yaitu Argentina, Prancis, dan Italia. Tapi sebagian besar di liga Italia.
Apa saja prestasinya?
Hugo Conte membantu Argentina memenangkan perunggu dalam Olimpiade Seoul tahun 1988 dan Kejuaraan Dunia Argentina tahun 1982. Bersama dengan tim Italia Santal Parma, mereka memenangkan Eropa Liga Champions pada tahun 1984.
Mengapa dia pemain terbaik?
Hugo Conte diakui sebagai salah satu pemain bola voli yang paling cerdas dan terbaik di dunia di tim yang mencerminkan kemampuan briliannya. Bahkan, namanya kemungkinan akan ditempatkan pada daftar nama pemain bola voli Argentina sampai bertahun-tahun yang akan datang.
Beberapa fakta lainnya
Hugo membuat debut Olimpiade-nya di Olimpiade 1984 Los Angeles.
Dia juga bermain satu musim dari voli pantai pada FIVB World Tour dan seri Challenger dan Satelit-nya pada tahun 1987.
Putranya, Facundo, adalah anggota dari Tim Nasional Voli Argentina Pria. Dia memulai debutnya pada usia 21, tahun yang sama dengan Olimpiade pertama ayahnya.
3. Jimmy George
Sumber: kvlna.com
Jimmy George (8 Maret 1955 – 30 November 1987