berikan beberapa contoh transaksi yang menunjukan ciri ciri perusahaan manufaktur
Akuntansi
virginiafirtanti
Pertanyaan
berikan beberapa contoh transaksi yang menunjukan ciri ciri perusahaan manufaktur
1 Jawaban
-
1. Jawaban lyradiatriratih
Ciri-Ciri Perusahaan Manufaktur
Perusahaan manufaktur memiliki beberapa ciri sebagai berikut :
1. Aktifitas operasional usahanya adalah memproduksi bahan baku menjadi barang jadi
Sesuai dengan pengertiannya, aktifitas operasional utama dari perusahaan manufaktur adalah melakukan kegiatan produksi yaitu mengolah bahan baku atau barang mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Tanpa adanya proses produksi, mustahil perusahaan manufaktur bisa berjalan.
2. Pendapatan usahanya berasal dari menjual produk barang
Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi, menghasilkan serta menjual produk barang. Barang yang dimaksud bisa berupa barang setengah jadi dan barang jadi seperti peralatan rumah tangga, berbagai jenis makanan dan minuman, dan sebagainya. Maka telah jelas bahwa aktifitas operasional perusahaan ini adalah menjual produk barang yang berwujud. Maka pendapatan utama perusahaan manufaktur diperoleh dari penjualan produk barang yang dihasilkannya.
3. Memiliki persediaan produk secara fisik
Produk yang dijual oleh perusahaan manufaktur adalah barang berwujud yang dapat dilihat dan diraba. Sehingga perusahaan ini memiliki persediaan produk secara fisik. Persediaan produknya bisa berupa persediaan barang jadi yang siap dijual atau persediaan barang setengah jadi atau barang dalam proses yang nantinya akan diproses kembali menjadi barang jadi.
Karena adanya persediaan produk yang tidak sedikit, perusahaan manufaktur menerapkan sistem pencatatan dengan menggunakan metode tertentu untuk menghitung pembelian dan pemakaian bahan bakunya. Selain persediaan dan pemakaian bahan baku, produk-produk yang telah dihasilkan juga harus dicatat dan diawasi. Dalam sistem pencatatannya harus dilaksanakan dengan cermat dan teliti. Hal tersebut difungsikan untuk menghindari kerugian atas kehilangan barang atau pun pencatatan yang salah yang bisa memengaruhi perhitungan laba-rugi perusahaan.
4. Biaya produksinya terdiri dari Biaya Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Overhead
Biaya yang terserap dalam proses produksi perusahaan manufaktur terdiri dari 3 elemen biaya, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik (BOP). Biaya bahan baku merupakan pemakaian barang mentah sebagai bahan utama yang diproses dalam proses produksi. Biaya tenaga kerja adalah pemakaian tenaga seluruh karyawan yang terlibat dalam proses produksi, baik karyawan divisi operasional maupun karyawan manajerial. Sedang biaya overhead pabrik adalah biaya di luar biaya bahan baku dan tenaga kerja. Biaya overhead yang biasa disebut sebagai BOP merupakan biaya yang timbul atas pemakaian bahan penolong atau biaya tidak langsung lainnya. Meski tidak terserap secara langsung pada produk, BOP tetap harus dikeluarkan atau dibebankan karena biaya ini juga memberikan kelancaran pada proses produksi. Contoh BOP adalah biaya bahan penolong, biaya pengawasan mesin pabrik, biaya telepon, biaya listrik, dan lain sebagainya.
5. Melakukan Perhitungan Harga Pokok Produksi pada Laporan keuangan Laba-Rugi
Harga Pokok Produksi merupakan perhitungan atas biaya penggunaan bahan baku, bahan tenaga kerja dan overhead pabrik yang melekat pada sebuah produk. Perhitungan harga pokok produksi sangat diperlukan untuk menentukan berapa total biaya produksi yang telah terbebani pada sebuah produk yang telah dihasilkan. Agar biaya-biaya yang telah terserap tersebut dapat tergantikan melalui harga jual produk yang dihitung melalui harga pokok penjualan.
#maafkalausalah