Tuliskan perbedaan antara golongan dan periode pada pengelompokan unsur menurut Mendeleev dengan Moseley
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban diahviolin
Kelas: X
Mata pelajaran: Kimia
Materi: Tabel Periodik
Kata kunci: Dimitry Mendelev, Henry Molesley
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan ini dengan dua jawaban:
Jawaban pendek:
Perbedaan antara golongan dan periode pada pengelompokan unsur menurut Mendeleev dengan Moseley adalah, menurut Mendeleev pengaturan suatu unsur dalam golongan dan periode ini berdasarkan massa atom, sementara menurut Moseley, penggolongan ini berdasarkan nomor atom (jumlah proton) .Jawaban panjang:
Tabel Periodik Mendeleev dibuat pada tahun 1869 oleh ahli kima Rusia yang bernama Dmitri Mendeleev. Dalam tabel ini unsur-unsur diatur dalam kolom vertikal yang disebut golongan dan dalam baris horisontal disebut periode.
Tabel Periodik Modern yang diusulkan oleh ahli kimia Inggris Henry Moseley pada tahun 1913, menggunakan nomor atom (jumlah proton) sebagai dasar periodisasi. Ini berbeda dengan tabel Periodik Mendeleev yang menggunakan massa atom sebagai dasar periodisasi.
Penggunaaan nomor atom (jumlah proton) pada atom ini memecahkan anomali pengurutan dalam tabel periodik, seperti pertukaran posisi telurium dan iodium.
Iodium memiliki massa atom relatif 127, sementara Telurium memiliki massa atom relatif 127,6. Sehingga pada tabel Mendeleev akan terletak Iodium sebelum iodium, padahal seharunya Telurium, sebagai unsur semilogam terletak sebelum Iodium yang merupakan unsur halogen.
Persoalan ini dapat diselesaikan dengan melihat nomor atomnya, bukan massa atom. Iodium memiliki nomor atom (jumlah proton) 53, sementara Telurium memiliki nomor atom (jumlah proton) 52. Sehingga dengan melihat nomor atom (jumlah proton) , Telurium benar akan terletak sebelum Iodium.
Penjelasan mengapa nomor atom menentukan sifat unsur berada pada kaitan antara proton dan elektron serta konfigurasi elektron. Atom dengan muatan normal akan memiliki jumlah elektron sesuai dengan nomor atom (jumlah proton), dan elektron ini akan terletak dan terkonfigurasi pada kulit atom. Konfigurasi ini mengakibatan perbedaan ikatan kimiayang dapat dibentuk suatu atom, dan akhirnya mengakibatkan perbedaan sifat unsur tersebut.