Akuntansi

Pertanyaan

kondisi perbankan sebelum dan sesudah deregulasi

1 Jawaban

  • Kondisi perbankan di Indonesia sebelum deregulasi dalam dibagi ke dalam beberapa era sebagai berikut:

    • Masa Kolonial

    Pada masa ini, dana dari investor kebanyakan digunakan untuk membiayai dan memberi modal kepada perusahaan-perusahaan milik kolonial. Bank dan lembaga jasa keuangan lainnya juga memberikan giro, garansi bank, pemindahan dana, dan lain-lain untuk perusahaan besar yang dimiliki oleh pihak kolonial.

    Bank berfungsi sebagai tempat menyimpan dana yang diperoleh dari memungut pajak masyarakat pribumi. Dana ini nantinya dikirimkan ke negara penjajah.  

    • Masa Setelah Kemerdekaan

    Dana dari investor digunakan untuk memberi modal dan membiayai perusahaan milik pemerintah dan swasta. Bank memberikan berbagai jasa keuangan untuk perusahaan-perusahaan besar, termasuk milik pemerintah.

    Lembaga perbankan juga mengadministrasikan anggaran untuk berbagai kegiatan pemerintah, dan menyalurkan anggaran tersebut untuk proyek dari berbagai sektor yang ingin dikembangkan demi kemajuan bangsa.

    • Masa Sebelum Deregulasi Pemerintah

    Sama seperti masa sebelumnya, pada masa ini kinerja perbankan masih berfokus pada perusahaan besar dan program pemerintah. Kebijakan moneter waktu itu belum mengatur mobilisasi anggaran yang berasal dari masyarakat.

    Pada masa ini, belum ada peraturan yang mengatur secara jelas tentang dunia perbankan Indonesia. Jumlah bank swasta masih sedikit, dikarenakan sulitnya mendirikan bank baru. Karena hal itu, persaingan antar bank juga tidak ketat.

    Prosedur perbankan masih dinilai rumit bagi masyarakat sehingga mereka belum banyak menggunakannya untuk simpan pinjam dana. Instrimen pasar uang yang ada saat itu juga masih sangat terbatas.

    Kondisi perbankan Indonesia setelah Deregulasi mengalami kemajuan signifikan. Terdapat 6 kali regulasi dan berbagai perubahannya sebagai berikut

    1. Deregulasi 1 Juni 1983: Bank lebih leluasa untuk menentukan dan menyerahkan tingkat suku bunga pada mekanisme pasar.
    2. Deregulasi Oktober 1988: Bank menjadi lebih mudah perizinannya jika ingin meningkatkan status menjadi bank devisa. Bank juga diberi keleluasaan untuk bekerjasama dengan bank asing, dan bank asing diperbolehkan membuka cabang di kota tertentu.
    3. Deregulasi 25 Maret 1989: Bank memiliki kesempatan luas untuk menyertakan dana pada bank lain dan memberi kredit investasi baik jangka menengah maupun jangka panjang.
    4. Deregulasi Januari 1990: Bank Indonesia mengharuskan bank yang ada untuk membagi 20% kredit kepada KUK (Kredit Usaha Kecil).
    5. Deregulasi 25 Februari 1991: Dibuat standar CAR dan LDR untuk menentukan tingkat kesehatan bank terkait kecukupan modal dan pembatasan pemberian kredit.
    6. Deregulasi 29 Mei 1993: Dunia perbankan diberi ruang gerak yang lebih leluasa dengan persyaratan yang lebih ringan untuk berbagai jasa keuangan demi meningkatkan kelancaran ekspansi kredit perbankan.

    Pembahasan:

    Deregulasi perbankan adalah terjadinya perubahan peraturan perbankan dalam suatu negara, dalam hal ini khususnya Indonesia.

    Deregulasi perbankan membawa pengaruh besar bagi dunia perbankan di Indonesia. Karena sebelumnya, sistem perbankan Indonesia masih menerapkan warisan dari masa kolonial sehingga sulit untuk mengelola sistem perbankan yang lebih baik.

    Deregulasi bermaksud untuk membuat sistem perbankan di Indonesia menjadi lebih stabil dan lancar. Deregulasi ini berlangsung dari tahun 1983 hingga 1991.  

    Pelajari Lebih Lanjut:

    1. Bank Indonesia https://brainly.co.id/tugas/22235713
    2. Apa itu perbankan? https://brainly.co.id/tugas/27117021
    3. Tugas bank https://brainly.co.id/tugas/1581440

    Detail Jawaban:

    Kelas : X (1 SMA)

    Mapel : Ekonomi

    Bab : Bank Sentral, Sistem dan Alat Pembayaran dalam Perekonomian Indonesia

    Kode : 10.12.4

    #AyoBelajar #SPJ2

Pertanyaan Lainnya