TI

Pertanyaan

Cara penggunaan topologi peer to peer

1 Jawaban

  • Komputer pada sebuah jaringan peer to peer berfungsi sebagai sebuah client maupun sebagai sebuah server, jaringan dari peer to peer tidak memiliki control yang terpusat (centralized control) pada saat itu sumber daya yang terbagi (shared resources). Semua peralatan seluruh peralatan dapat membagikan sumber dayanya sendiri dgn semua komputer pada jaringan yg sama serta pada koneksi yang sama pula. Hubungan peer to peer berarti tidak ada satu komputer-pun yang memiliki prioritas akses tertinggi, maupun tanggung jawab  Komputer pada sebuah jaringan peer to peer dapat berfungsi sebagai sebuah client maupun sebagai sebuah server, jaringan dari peer to peer tidak memiliki control yang terpusat (centralized control) pada saat itu sumber daya yang terbagi (shared resources). Semua peralatan seluruh peralatan dapat membagikan sumber dayanya sendiri dengan semua komputer pada jaringan yang sama serta pada koneksi yang sama pula. Hubungan peer to peer berarti tidak ada satu komputer-pun yang memiliki prioritas akses tertinggi, maupun tanggung jawab tertinggi untuk membagikan sumber daya melainkan hubungan peer to peer.


           Semua atau seluruh pengguna (user), pada jaringan peer to peer dapat bertindak menjadi atau sebagai administrator dalam sebuah jaringan, sehingga setiap dari pengguna jaringan dapat mengatur hak  dari akses sumber daya tersebut pada sebuah komputer yang sering digunakannya. Pengguna atau pemakai mungkin saja akan memberikan hak akses yang tidak terbatas (unlimited access) pada sumber daya lokal, atau memberikan ijin hanya pada sumber daya yang hanya tertentu saja. Setiap pengguna dapat memutuskan apakah pengguna lain dapat meng-akses sumber daya dari dia secara sederhana hanya dengan melakukan permintaan (requesting), atau harus menggunakan kunci atau kata sandi (password).

    untuk membagikan sumber daya melainkan hubungan peer to peer.


           Semua atau seluruh pengguna (user), pada jaringan peer to peer dapat bertindak menjadi atau sebagai administrator dalam sebuah jaringan, sehingga setiap dari pengguna jaringan dapat mengatur hak  dari akses sumber daya tersebut pada sebuah komputer yang sering digunakannya. Pengguna atau pemakai mungkin saja akan memberikan hak akses yang tidak terbatas (unlimited access) pada sumber daya lokal, atau memberikan ijin hanya pada sumber daya yang hanya tertentu saja. Setiap pengguna dapat memutuskan apakah pengguna lain dapat meng-akses sumber daya dari dia secara sederhana hanya dengan melakukan permintaan (requesting), atau harus menggunakan kunci atau kata sandi (password).

Pertanyaan Lainnya